Kegiatan Siswa

bahasa arab kelas XI

Be the first to comment - What do you think?
Posted by elhayy - 18/07/2011 at 18:41

Categories: Kegiatan Siswa   Tags:

Kualitas Penduduk Indonesia

Kualitas penduduk atau mutu sumber daya manusia sangat berpengaruh terhadap tingkat  kemajuan suatu negara. hal ini terkait dengan kemampuan penduduk untuk mengolah dan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. kualitas penduduk suatu negara dapat diketahui dari faktor-faktor yang mempengaruhinya, yaitu tingkat pendapatan penduduk, tingkat pendidikan dan tingkat kesehatan.

tingkat pendapatan penduduk diukur dari besarnya pendapatan per kapita. Pendapatan per kapita adalah pendapatan yang diperoleh rata-rata penduduk dalam waktu satu tahun. Pendapatan per kapita dapat mencerminkan tingkat kesejahteran dan kemajuan perekonomian suatu negara. Semakin tinggi pendapatan per kapita, semain tinggi kesejahteraan penduduknya karena dapat memenuhi kebutuhan pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan yang lain secara layak.

Pendidikan merupakan kunci utama untuk mencapai kemajuan suatu negara. cepat atau lambatnya suatu negara dalam meningkatkan kemajuan ekonominya sangat tergantung pada keberhasilan negara tersebut memberikan pendidikan kepada penduduknya. Rendahnya kualitas pendidikan disebabkan oleh : tingkat pendapatan penduduk rendah, tidak seimbangnya jumlah murid dengan sarana dan prasarana pendidikan dan masih kurangnya kesadaran orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya.

Kualitas penduduk dalam hal kesehatan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kinerja dan produktivitas seseorang. tinggi rendahnya tingkat kesehatan penduduk suatu negara dapat dilihat dari besarnya angka kematian bayi dan ibu pada saat melahirkan. Semakin rendah angka kematian bayi dan ibu pada saat melahirkan berarti semakin baik tingkat kesehatan penduduk.

Be the first to comment - What do you think?
Posted by herni apriani - 16/07/2011 at 09:10

Categories: Kegiatan Siswa   Tags:

Struktur Sel dan Fungsinya

A. Struktur Sel Eukariotik

Sel prokariotikSel makhluk hidup dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Sel prokariotik tidak memiliki membran inti, sedangkan sel eukariotik memiliki membran inti. Sel prokariotik hanya dimiliki ileh bakteri dan alga biru. Sel eukariotik dimiliki oleh berbagai makhluk hidup (protista, fungi, plantae dan animalia).

Sel terdiri dari empat bagian utama, yaitu memran sel (membran plasma), nukleus, sitoplasma dan organel sel.

 

 

 

1. Membran Sel

Cytoplasmic membrane (Membran Plasma) adalah lapisan di luar sitoplasma yang tersusun atas . Fungsi membran plasma adalah sebagai pelindung dan mengatur transportasi sel. Pengaturan transportasi sel dimasksudkan untuk mengatur keluar masuknya substansi ke dalam dan ke luar sel. Membran plasma juga berperan dalam penerima rangsang yang datang dari luar sel.

Membran sel pada sel prokariot mengalami pelekukan ke arah dalam membentuk struktur yang disebut mesosome (mesosom). Mesosom berfungsi sebagai tempat terjadinya respirasi sel sehingga dihasilkan energi yang akan digunakan untuk aktifitas di dalam sel

2.

Be the first to comment - What do you think?
Posted by neni - 15/07/2011 at 15:18

Categories: Biologi, Kegiatan Siswa, Mata Pelajaran   Tags:

Bendahara

bendaharaBendahara terdiri dari bendahara umum dan bendahara harian untuk bendahara umum bertugas mengelola seluruh keuangan yang masuk ke sekolah. buku yang di pegang tabelaris dan kas buk mingguan yang diterima dari bendahara harian.untuk bendahara harian bertugas menerima uang dari siswa

KONSEP MANAJEMEN KEUANGAN SEKOLAH

A. Pengertian Manajemen Keuangan

Konsep Dasar manajemen keuangan Manajemen keuangan merupakan salah satu substansi manajamen sekolah yang akan turut menentukan  berjalannya kegiatan pendidikan di sekolah.  Sebagaimana yang terjadi di substansi manajemen pendidikan pada umumnya, kegiatan manajemen keuangan dilakukan melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pengawasan atau pengendalian. 

Beberapa kegiatan manajemen keuangan yaitu memperoleh dan menetapkan sumber-sumber pendanaan, pemanfaatan dana, pelaporan, pemeriksaan dan pertanggungjawaban (Lipham, 1985; Keith, 1991)

Menurut Depdiknas (2000) bahwa manajemen keuangan merupakan tindakan pengurusan/ketatausahaan keuangan yang meliputi pencatatan, perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban dan pelaporan  Dengan demikian, manajemen keuangan sekolah dapat diartikan sebagai rangkaian aktivitas mengatur keuangan sekolah mulai dari perencanaan, pembukuan, pembelanjaan, pengawasan dan pertanggung-jawaban keuangan sekolah.

B. Tujuan Manajemen Keuangan Sekolah

Melalui kegiatan manajemen keuangan maka kebutuhan pendanaan kegiatan sekolah dapat direncanakan, diupayakan pengadaannya, dibukukan secara transparan, dan digunakan untuk membiayai pelaksanaan program sekolah secara efektif dan efisien. Untuk itu tujuan manajemen keuangan adalah:

  1. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan keuangan sekolah
  2. Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan sekolah.
  3. Meminimalkan penyalahgunaan anggaran sekolah.

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dibutuhkan kreativitas kepala sekolah dalam menggali sumber-sumber dana, menempatkan bendaharawan yang menguasai dalam pembukuan dan pertanggung-jawaban keuangan serta memanfaatkannya secara benar sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

C. Prinsip-Prinsip Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan sekolah perlu memperhatikan sejumlah prinsip. Undang-undang No 20 Tahun 2003 pasal 48 menyatakan bahwa pengelolaan dana pendidikan berdasarkan pada prinsip keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas publik. Disamping itu prinsip efektivitas juga perlu mendapat penekanan. Berikut ini dibahas masing-masing prinsip tersebut, yaitu transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan efisiensi.

1. Transparansi

Transparan berarti adanya keterbukaan. Transparan di bidang manajemen berarti adanya keterbukaan dalam mengelola suatu kegiatan. Di lembaga pendidikan, bidang manajemen keuangan yang transparan berarti adanya keterbukaan dalam manajemen keuangan lembaga pendidikan, yaitu keterbukaan sumber keuangan dan jumlahnya, rincian penggunaan, dan pertanggungjawabannya harus jelas sehingga bisa memudahkan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengetahuinya. Transparansi keuangan sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan dukungan orangtua, masyarakat dan pemerintah dalam penyelenggaraan seluruh program pendidikan di sekolah. Disamping itu transparansi dapat menciptakan kepercayaan timbal balik antara pemerintah, masyarakat, orang tua siswa dan warga sekolah melalui penyediaan informasi dan menjamin kemudahan di dalam memperoleh informasi yang akurat dan memadai.

Beberapa informasi keuangan yang bebas diketahui oleh semua warga sekolah dan orang tua siswa misalnya rencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) bisa ditempel di papan pengumuman di ruang guru atau di depan ruang tata usaha sehingga bagi siapa saja yang membutuhkan informasi itu dapat dengan mudah mendapatkannya. Orang tua siswa bisa mengetahui berapa jumlah uang yang diterima sekolah dari orang tua siswa dan digunakan untuk apa saja uang itu. Perolehan informasi ini menambah kepercayaan orang tua siswa terhadap sekolah.

2.  Akuntabilitas

Akuntabilitas adalah kondisi seseorang yang dinilai oleh orang lain karena kualitas performansinya dalam menyelesaikan tugas untuk mencapai tujuan yang menjadi tanggung jawabnya. Akuntabilitas di dalam manajemen keuangan berarti penggunaan uang sekolah dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Berdasarkan perencanaan yang telah ditetapkan dan peraturan yang berlaku maka pihak sekolah membelanjakan uang secara bertanggung jawab. Pertanggungjawaban dapat dilakukan kepada orang tua, masyarakat dan pemerintah. Ada tiga pilar utama yang menjadi prasyarat terbangunnya akuntabilitas, yaitu (1) adanya transparansi para penyelenggara sekolah dengan menerima masukan dan mengikutsertakan berbagai komponen dalam mengelola sekolah , (2) adanya standar kinerja di setiap institusi yang dapat diukur dalam melaksanakan tugas, fungsi dan wewenangnya, (3) adanya partisipasi untuk saling menciptakan suasana kondusif dalam menciptakan pelayanan masyarakat dengan prosedur yang mudah, biaya yang murah dan pelayanan yang cepat

3.  Efektivitas

Efektif seringkali diartikan sebagai pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Garner(2004) mendefinisikan efektivitas lebih dalam lagi, karena sebenarnya efektivitas tidak berhenti sampai tujuan tercapai tetapi sampai pada kualitatif hasil yang dikaitkan dengan pencapaian visi lembaga. Effectiveness ”characterized by qualitative outcomes”. Efektivitas lebih menekankan pada kualitatif outcomes. Manajemen keuangan dikatakan memenuhi prinsip efektivitas kalau kegiatan yang dilakukan dapat mengatur keuangan untuk membiayai aktivitas dalam rangka mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan dan kualitatif outcomes-nya sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

4.  Efisiensi

Efisiensi berkaitan dengan kuantitas hasil suatu kegiatan. Efficiency ”characterized by quantitative outputs” (Garner,2004). Efisiensi adalah perbandingan yang terbaik antara masukan (input) dan keluaran (out put) atau antara daya dan hasil. Daya yang dimaksud meliputi tenaga, pikiran, waktu, biaya. Perbandingan tersebut dapat dilihat dari dua hal:

a. Dilihat dari segi penggunaan waktu, tenaga dan biaya:

Kegiatan dapat dikatakan efisien kalau penggunaan waktu, tenaga dan biaya yang sekecil-kecilnya dapat mencapai hasil yang ditetapkan.

Ragam efisiensi dapat dijelaskan melalui hubungan antara penggunaan waktu, tenaga, biaya dan hasil yang diharapkan dapat dilihat pada gambar berikut ini:

efisiensi

Hubungan penggunaan waktu, tenaga, biaya dan hasil yang diharapkan

Pada gambar di atas menunjukkan penggunaan daya C dan hasil D yang paling efisien, sedangkan penggunaan daya A dan hasil D menunjukkan paling tidak efisien.

b. Dilihat dari segi hasil

Kegiatan dapat dikatakan efisien kalau dengan penggunaan waktu, tenaga dan biaya tertentu memberikan hasil sebanyak-banyaknya baik kuantitas maupun kualitasnya.

Ragam efisiensi tersebut dapat dilihat dari gambar berikut ini:

efektif

Hubungan penggunaan waktu, tenaga, biaya tertentu dan ragam hasil yang diperoleh

 

Pada gambar di atas menunjukkan penggunaan waktu, tenaga, biaya A dan hasil B paling tidak efisien. Sedangkan penggunaan waktu, tenaga, biaya A dan hasil D paling efisien.

Tingkat efisiensi dan efektivitas yang tinggi memungkinkan terselenggaranya pelayanan terhadap masyarakat secara memuaskan dengan menggunakan sumber daya yang tersedia secara optimal dan bertanggung jawab.

Be the first to comment - What do you think?
Posted by eti -  at 13:51

Categories: Kegiatan Siswa, Tata Usaha   Tags:

Teknik Membaca Puisi Yang Memikat

Teknik membaca puisi yang menyangkut berbagai hal,agar tampilannya lebih menarik,indah,komunikatif,dan segar. Teknik-teknik tersebut adalah sebagai berikut.

A.Vocal/Lafal

Dalam membaca pui psi diperlukan pengucapan vocal atau lafal yang jelas. Dengan demilian,pendengar akan memahami secara jelasapa yang kita sampaikan.Gerak mulut perlu senantiasa dilatih untuk mengucapkan fonem atau kata secara tepat. Misalnya suara ta,tha,hemm,emm,uh,oh,dsb.

B. Intonasi/Tekanan

Selain olah vocal juga perlu olah intonasi dan tekanan suara, seperti sedang,berat,ringan,kemerduan. perlu direhatikan tekanan dinamik (keras-lembut:mas, mass,masss!), tekanan tempo (cepat-lambat) akan berbeda dengan suara reporter dan pembawa acara tetapi cukup lantang.

C. Penghayatan

Latihan penghayatan juga sangat diperlukanuntuk dapat membaca puisi secara memikat dan menarik. Untuk dapat menghayati puisi dengan baik,kalian wajib membaca teksnya terlebih dahulu dan memahami isinya. Oleh karena itu, bacalah teks puisi kalian secara berulang-ulang dalam hati dan carilah kata-kata sulit yang belum dimengerti maknanya.

Be the first to comment - What do you think?
Posted by anis kurniawati -  at 13:27

Categories: Bhs. Indonesia XII, Kegiatan Siswa   Tags:

Perawatan Jenazah

perawatan jenazahA.perawatan jenazah

perawatan jenazah adalah pengurusan jenazah seorang muslim/muslimat dengan cara memandikan,mengkafani,mrnyalatkan dan menguburkannya.Hukum melaksanakan pengurusan jenaah seorang muslim/muslimah dengan caara-cara tersebut adalah fardu kifayahbagi orang-orang islam yang masih hidup.Artinya berdosa jika tidak ada seorang punyang mengerjakannya.

Karena itu setiap muslim/muslimah hendaknya mempelajari serta memahami tata cara pengurusan jenazah dengan sebaik-baiknya.Adapun cara perawatan jenazah adalah:

1.Memandikan jenazah

syarat-syarat jenazah wajib domandikan adalah:

a)jenazah itu orang islam

b)didapati tybyhnya walaupun sedikit

c)bukan mati syahid

Tata cara memandikan jenazahadalah sebagai berikut:

a.jenaah dibaringkan di tempat yang tinggi

b.jenazah ditempatkan di tempat yang tertutup

c.ketika dimandikan,jenazah hendaknya dipakaikan kain basahan agar auratnya tidak terbuka

d.setelah jenazah dibaringkan diatas potongan batang pisang tadi lalu dengan menggunakan air dan sabun mandi,jenazah dibersihkan dari najis yang melekat ditubuhnya atau yang mungkin keluar dari tubuhnya.

d.setelah dibersihkan dari najis serta gigi dan mulutnya dibersihkan lalu dengan menggunakanair dan sabun mandi,seluruh tubuh jenazah dari rambut sampai tlapk kaki dimandikan sampai bersih

e.setelah jenazah selesai dimandikan,kemudian dirapikan rambutnya serta diwudukan sebagaimana wudu biasa.kemudian badannya dikeringkan dengan memakaihanduk.

 

Be the first to comment - What do you think?
Posted by neng lls -  at 11:16

Categories: Kegiatan Siswa   Tags:

Menulis Rangkuman/Ringkasan Isi buku

Contoh Rangkuman Buku

Jangan Takut Menulis

Kemampuan menulis adalah salah satu modal pokok dalam berkomunikasi. Menulis pun memiliki kegunaan lain dalam kehidupan kita.Melalui tulisan,kita dapat mengekspresikan diri dan menuangkan gagasan-gagasan yang ada dalam kepala kita. Bahkan kita bisa mencari nafkah dengan tulisan.Tulisan pun ternyata telah banyak mengubah dunia.

Tidak sedikit tokoh dunia yang mampu merintis perubahan melalui tulisan,   contohnya Ir.Soekarno, R.A. Kartini, Chairil Anwar, Isaac Newton, dan lain sebagainya. Melalui tulisan,penulis pun bisa menciptakan dunianya sendiri,yaitu dunia imajinasi.Sebagai contoh,penulis J.K.Rowling yang berhasil menciptakan dunia penuh keajaiban dalam karya berserinya Harry Potter. Dunia ciptaannya itu telah dinikmati dan disukai oleh jutaan orang di seluruh dunia. Itulah keajaiban tulisan.

Dari teks tersebut, Anda dapat membuat laporan hasil membaca buku dalam format seperti berikut.

1.Identitas buku

   judul                         : Jangan Takut Menulis

   Pengarang/penulis   : Yanti Dwi Damayanti

   Penerbit                    : PT Pribumi Mekar

   jumlah halaman        : 80 halaman  (xxi+68)

2.Jumlah bab : 5 bab

   pokok pikiran I          : Alasan-alasan mengapa kita harus menulis

   pokok pikiran bab 11: Motivasi agar kita jangan takut menulis

   pokok pikiran bab 111: Kiat-kiat tentang bagaimana cara menuli

3.Ringkasan isi buku

   a.Kemampuan menulis telah kita dapatkan sejak kecil. Kita hanya perlu berlatih untuk mengembangkannya. Kemampuan menulis tidak bergantung pada bakat yang dimiliki oleh seseorang.

b.Hambatan dalam menulus

- rasa malas

- kurang percaya diri

- merasa diri tidak berbakat

- buntu ide

c. Mengatasi hambatan dalam menulis

- menepis rasa malas,menyusun semangat

- memberanikan diri untuk mengirimkan hasil tulisan ke media massa atau memperlihatkan hasil tulisan kepada teman terdekat terlatih terdahulu

- berlatih menulis

- banyak membaca

4. Komentar terhadap isi buku

    Buku ini sangat baik dibaca oleh siapa saja yang merasa ragu untuk menulis. Buku ini menumbuhkan motivasi untuk menulis, setidaknya untuk sedikit melirik buku-buku tulisan orang lain.

Be the first to comment - What do you think?
Posted by deha -  at 10:56

Categories: Kegiatan Siswa   Tags:

Proses Terjadinya Batuan

Magma sebagai induk segala batuan pembentuk litosfer, karena pendinginan di lapisan dalam, di dalam korok atau dipermukaan bumi terjadi proses pembentukan magma menjadi batuan beku dalam, korok dan luar. melalui proses penghancuran tanpa perubahan susunan kimia dari batu asal, terbentuklah batuan sedimen klasik.Untuk pengendapan melalui proses kimiawi, asilnya ala sedimen kimiawi dan ag dilakukan oleh organisme hasilnya adalah sedimen organik.

Perubahan karena penambahan suhu menghasilkan batuan metamorf kontak, karena adanya tekanan terjadilah metamorf dinamo, dan karena penambahan zat lain terbentuklah batuan metamorf kontak pneumatolitik. Akhirnya batuan apapun yang telah bersinggungan dengan magma akan mengalami perubahan bentuk terlebih dahulu, jika keadaaan memungkinkan akan masuk kembali ke dalam magma.

Be the first to comment - What do you think?
Posted by herni apriani -  at 10:54

Categories: Geografi X, Kegiatan Siswa, Mata Pelajaran   Tags:

Kegiatan PRAMUKA di Lapangan Mangunreja Singaparna 2009

dscn5552-small [1600x1200]dscn5561-small [1600x1200]dscn5585-small [1600x1200]dscn5593-small [1600x1200]

Be the first to comment - What do you think?
Posted by admin - 26/11/2009 at 03:53

Categories: Kegiatan Siswa   Tags: